• Senin, 29 November 2021

Serukan Jihad Lawan Densus 88-Bakar Polres, AW Ditangkap Polisi di Bandung

- Selasa, 23 November 2021 | 08:53 WIB
Jumpa Pers Divhumas Polri, Senin 22 November 2021. (Instagram/@divisihumaspolri)
Jumpa Pers Divhumas Polri, Senin 22 November 2021. (Instagram/@divisihumaspolri)

Ceritanews.com - Polri menangkap AW (35), penyebar seruan jihad melawan Densus 88 Antiteror Polri di kediamannya di wilayah Bandung, Jawa Barat, pada Jumat 19 November 2021. AW juga memprovokasi agar membakar polres-polres yang ada di Indonesia.

“Terkait provokasi melalui media sosial yang telah diposting dan beredar viral di media sosial di mana pelakunya adalah atas nama inisial AW. Kami sampaikan bahwa hari Jumat tanggal 19 November jam 15.00 Polresta Bandung dalam hal ini Satreskrim telah mengamankan saudara AW di rumahnya di mana yang bersangkutan melakukan tindakan provokasi,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, dikutip dari laman resmi Polri, Senin (22/11/2021).

AW terbukti mengonsumsi obat jenis riklona sebanyak empat butir dalam waktu yang bersamaan. Hal itulah yang membuat AW tidak bisa mengendalikan diri saat mengunggah seruan jihad itu.

Baca Juga: KH Noer Alie Tokoh Pejuang Bekasi yang Digelari Singa Karawang Bekasi

“Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas Satreskrim Polresta Bandung dilakukan wawancara dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, yang bersangkutan belum memposting, mengkonsumsi obat jenis riklona secara sekaligus sebanyak 4 butir. Dampak dari riklona tersebut, pengakuan saudara AW yang bersangkutan kehilangan fokus atau kehilangan konsentrasi sehingga tidak bisa mengendalikan diri” imbuhnya.

Karena berjanji berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya, Polri melakukan pembinaan kepada AW dan memutuskan untuk memulangkannya.

“Kemudian yang bersangkutan mengakui salah dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Polri tentu selain aparat penegak hukum polri adalah sebagai aparat yang melakukan pembinaan kepada masyarakat, melakukan perlindungan pengayoman kepada masyarakat. Atas pertimbangan yang bersangkutan masih bisa dilakukan pembinaan, Polri memberikan kesempatan yang bersangkutan untuk kita bina,” ungkapnya. ***

 

Editor: Eko Budiarso

Sumber: polri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X